LUWU TIMUR, SUARATERKININEWS.COM, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Palopo menggelar kegiatan Penyuluhan Zakat bagi masyarakat dan aparatur desa. Kegiatan yang menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Luwu Timur tersebut digelar Aula kantor Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda,Kabupaten Luwu Timur pada, Kamis 17 September 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat, baik zakat fitrah, zakat mal, maupun zakat profesi, sebagai bagian dari rukun Islam dan instrumen pemberdayaan ekonomi umat.

Hadir sebagai narasumber, Ketua BAZNAS Kabupaten Luwu Timur, Ust. Fahri Ansyah, S.Fil.I., M.Pd.I., yang menjelaskan secara detail tentang hukum, syarat, jenis-jenis zakat, serta tata cara perhitungan dan penyalurannya yang benar sesuai syariat.
“Zakat bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga membersihkan harta dan membantu sesama. Masih banyak masyarakat yang belum paham cara menghitung zakat mal dan zakat pertanian yang hasilnya melimpah di Luwu Timur ini,” ujar Ketua BAZNAS dalam materinya.
KKN UIN Palopo, mengatakan penyuluhan zakat ini merupakan salah satu program kerja unggulan mereka melihat potensi pertanian dan perkebunan di Desa Parumpanai yang besar.
“Kami melihat Desa Parumpanai ini potensinya luar biasa, hasil panen padi dan lada melimpah. Maka kami rasa penting untuk memberikan edukasi zakat agar harta masyarakat lebih berkah. Alhamdulillah kami difasilitasi langsung oleh BAZNAS Luwu Timur,” katanya.
Kepala Desa Parumpanai, Judel mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN tersebut. Ia berharap setelah penyuluhan ini kesadaran masyarakat untuk berzakat melalui lembaga resmi semakin meningkat.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik KKN UIN Palopo dan BAZNAS. Selama ini warga kami kalau berzakat masih langsung ke perorangan, sekarang jadi tahu kalau lewat BAZNAS penyalurannya lebih terstruktur dan tepat sasaran untuk mustahik di desa kita sendiri,” ungkap Kades.
Kegiatan yang diikuti oleh peserta dari kalangan tokoh agama, ibu-ibu majelis taklim, pemuda dan perangkat desa ini berlangsung interaktif. Warga antusias bertanya seputar zakat penghasilan, zakat emas, dan zakat hasil bumi.
Acara ditutup dengan pembagian brosur panduan zakat dan sesi foto bersama.






