LUWU, SUARATERKININEWS.COM, –Kebakaran hebat melanda perusahaan triplek legendaris di Tana Luwu, PT. Sumber Graha Sejahtera (SGS) atau yang dikenal warga sebagai PT. Plywood Panply Bua, yang berlokasi di Desa Barowa, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulsel.
Perusahaan yang selama puluhan tahun menjadi ladang sumber kehidupan dan tumpuan ekonomi ribuan masyarakat Luwu yang mengadu nasib sebagai pekerja triplek itu, dikabarkan ludes terbakar dilahap si jago merah diperkirakan api merambat masuk kearea pabrik mulai siang pukul 13.30 hingga malam ,Rabu 21/10/2026
Sontak, teriakan histeris warga sekitar pabrik pecah melihat kobaran api besar dari arah perusahaan. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke atas menutupi langit Desa Barowa, disusul kobaran api hebat dari dalam areal perusahaan kayu milik PT. SGS.
“Kobaran apinya besar sekali, asapnya sampai menutupi kampung. Warga semua panik lihat api dari dalam pabrik Panply,” ujar salah seorang warga Barowa yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Ini merupakan kebakaran hebat pertama kali yang terjadi selama puluhan tahun berdirinya perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan triplek terbesar di Tana Luwu tersebut. Ironisnya, tidak butuh waktu sehari, pabrik tersebut ludes terbakar.
Pantauan di lapangan, api dengan cepat merembet dan meludeskan material kayu triplek yang mudah terbakar di dalam gudang perusahaan.
Hingga berita ini diturunkan,awak media belum mendapatkan penjelasan yang akurat dan resmi dari pihak manajemen PT. SGS maupun Aparat Penegak Hukum (APH) terkait penyebab dan motif terjadinya kebakaran hebat di Panply Bua, Luwu.
Pihak Damkar Kabupaten Luwu dikabarkan masih berupaya melakukan pemadaman di lokasi kejadian.






