Penerapan Pancasila dalam Masyarakat Multikultural Kolaka Utara: Harmoni dalam Keberagaman

SUARATERKININEWS.COM- Penerapan Pancasila di Kolaka Utara menjadi contoh yang kuat tentang bagaimana nilai-nilai dasar bangsa Indonesia dapat memelihara harmoni di tengah masyarakat yang multikultural. Di Kabupaten ini, dengan keberagaman suku dan budaya seperti Tolaki, Bugis, Makassar, Moronene, dan Bajo, menunjukkan bahwa Pancasila bukan sekadar konsep, melainkan pedoman yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Di Kolaka Utara, nilai-nilai Pancasila diterapkan secara konkret. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa terlihat dari sikap toleransi antarumat beragama yang kuat, di mana masyarakat dengan keyakinan yang berbeda saling menghormati. Persatuan Indonesia juga terlihat jelas, di mana berbagai suku hidup berdampingan secara harmonis dan saling mendukung dalam kegiatan sosial. Selain itu, musyawarah dan gotong royong yang merupakan bentuk penerapan dari sila Kerakyatan dan Keadilan Sosial memperkuat hubungan antarwarga, menciptakan rasa saling memiliki, dan keadilan.

Meskipun tantangan modernisasi dan globalisasi ada, Kolaka Utara terus menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila adalah pedoman yang relevan dan berharga untuk menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan bersatu. Dengan demikian, Kolaka Utara dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengaplikasikan Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

 


Penulis:
Nurul Inriana Rahman
Merupakan Mahasiswa Institut 
Sains dan Teknologi 
Muhammadiyah Kolaka Utara