Aliansi Barisan Mahasiswa Krtik Adukan Dugaan Proyek Asal Jadi RUSD Atue Rp14 Miliar ke Kejaksaan Negeri Luwu Timur

LUWU TIMUR, SUARA TERKINI NEWS – Aliansi Barisan Mahasiswa Kritik (ABMK) resmi mengajukan aduan ke Kejaksaan Negeri Luwu Timur terkait dugaan ketimpangan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Atue di Kecamatan Malili, Desa Atue. Proyek yang menelan anggaran lebih dari Rp14 miliar dari APBD Kabupaten Luwu Timur tahun 2023 itu dinilai dikerjakan secara asal-asalan dan jauh dari standar mutu.

Koordinator ABMK, Aswar, mengungkapkan pihaknya menemukan sejumlah indikasi kerusakan pada bangunan yang bahkan belum difungsikan sebagai fasilitas kesehatan.

“Lantai keramik sudah ada yang pecah, kusen kotor, plafon berbahan gypsum mudah rontok dan dipenuhi sarang laba-laba. Lebih parah lagi, dinding sudah mulai retak sebelum rumah sakit ini beroperasi. Kondisi ini sangat memprihatinkan dan mengindikasikan proyek ini tidak dikerjakan secara profesional,” tegas Aswar.

ABMK menilai kualitas pembangunan yang buruk tersebut menimbulkan dugaan kuat adanya ketimpangan dan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

“Kami mendesak Kejaksaan Negeri Luwu Timur untuk segera mengusut tuntas pembangunan RUSD Atue, memeriksa kontraktor pelaksana, memanggil Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dan melakukan audit ulang anggaran pembangunan,” lanjutnya.

ABMK menegaskan aduan ini sebagai bentuk kontrol sosial dan komitmen untuk memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan secara transparan dan tepat sasaran.

“Masyarakat berhak mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak. Jangan biarkan proyek bernilai miliaran rupiah hanya menjadi bangunan rapuh yang membebani anggaran daerah,” tutup Aswar.


Reporter: Akbar Pelayati