Membawa Semangat ‎Vita Activa, Muhammad Raihan Kamal Sah Jadi Ketua Umum PP HIPPERMAKU

MAKASSAR, SUARA TERKINI NEWS – Pengurus Pusat Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Kolaka Utara (PP-HIPPERMAKU) sukses menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-X yang berlangsung pada 6–10 September 2025 di Hotel Royal Bay, Makassar. Namun, forum sempat menemui jalan buntu hingga akhirnya dipindahkan ke Aula Kantor Kecamatan Manggala pada 10-11 September 2025 untuk mencapai keputusan akhir.

Forum yang sebelumnya alot akhirnya menemukan titik terang saat memasuki agenda penetapan kriteria pencalonan ketua. Pada Sidang Pleno IV, awalnya tidak ada satu pun kader yang mencalonkan diri, sehingga pimpinan sidang menskorsing forum selama dua kali 15 menit.

Usai skorsing, satu kader, Muhammad Raihan Kamal, maju mencalonkan diri dengan membawa 11 rekomendasi dari berbagai cabang dan komisariat HIPPERMAKU. Tak lama kemudian, M. Ainul Yakin juga ikut mencalonkan diri sebagai ketua umum dengan visi dan misi yang sama-sama membangun.

‎Berdasarkan verifikasi berkas, hanya Raihan yang memenuhi persyaratan administrasi. Namun, atas kesepakatan forum, proses pemilihan tetap dilanjutkan untuk menjamin dinamika demokrasi organisasi. Pertarungan gagasan dan visi misi pun menjadi bagian penting dalam sidang pleno tersebut.

Dalam forum, Raihan menekankan semangat vita activa sebagai arah gerak organisasi. Ia menilai, HIPPERMAKU bukan hanya wadah berhimpun, tetapi juga arena praksis di mana kader harus terlibat aktif membangun tradisi intelektual, sosial, dan gerakan progresif.

“Kita perlu membumikan nilai kritis, memperkuat basis literasi, dan membuka ruang kolaborasi lintas kader,” kata Raihan.

Akhirnya, forum menetapkan Muhammad Raihan Kamal sebagai formatur Ketua Umum PP-HIPPERMAKU periode 2025–2027. Raihan dinilai mampu mengintegrasikan semangat kolektif kader dengan kebutuhan organisasi untuk tampil relevan di tengah tantangan zaman.

Dengan terpilihnya kepemimpinan baru, HIPPERMAKU diharapkan menjadi rumah besar bagi mahasiswa Kolaka Utara di perantauan, yang tak hanya mempererat ikatan emosional, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi daerah maupun bangsa.


Report: Abrar Husairi