TAKALAR, SUARATERKININEWS.COM – Pimpinan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) melakukan kunjungan ke lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 75 yang berada di Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Senin, (26/08/2024).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Camat Galesong dan bertujuan mengevaluasi program kerja unggulan mahasiswa KKN yang dilaksanakan di 17 posko di berbagai desa di Kecamatan Galesong.
Baca Juga:
Kunjungan pimpinan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Kecamatan, Prof. Dr. H. Muhammad Amri, Wakil Rektor IV UINAM; Prof. Dr. Djuwiriah Ahmad, M.Pd., M.TESOL, dari Badan Pelaksana; serta Dr. Sitti Aisyah Chalik, M.Pd, Dosen Pembimbing KKN 75 UINAM di Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.
Sitti Aisyah Chalik, selaku dosen pembimbing, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan KKN di Kecamatan Galesong telah terlaksana dengan baik dan aktif. Ia mencatat, ketika memasuki Kecamatan Galesong, terlihat jelas mahasiswa berpakaian almamater hijau UINAM tersebar di setiap desa yang beliau lewati menuju kantor kecamatan.
“Ketika memasuki kecamatan, saya melihat jaket hijau mahasiswa dan dapat menarik kesimpulan bahwa KKN di Kecamatan Galesong ini berjalan dengan sangat lancar,” ujar Sitti Aisyah Chalik. Pada Senin, (26/08/2024.
Aisyah menambahkan bahwa sebagai dosen pembimbing, ia selalu memantau kegiatan mahasiswa melalui media sosial Instagram dari setiap posko. Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun terdapat beberapa polemik selama kegiatan KKN, para mahasiswa mampu menyelesaikan permasalahan tersebut secara mandiri, tanpa perlu intervensi dosen pembimbing. Hal ini menunjukkan bahwa KKN merupakan wadah yang efektif untuk menerapkan pemahaman dalam problem solving.
“Saya juga memantau adik-adik KKN melalui media sosial sebagai bentuk komunikasi dan pengawasan. Dari 140 mahasiswa yang dijadwalkan, hanya 138 yang sampai di lokasi. Meskipun ada banyak hal yang tidak terduga, mahasiswa berhasil menangani masalah tersebut tanpa perlu intervensi langsung dari dosen pembimbing. KKN memang wadah untuk menyelesaikan masalah dan problem solving tetap berjalan. Manfaatkan sisa waktu yang ada untuk berbaur dengan masyarakat agar pengalaman ini dapat dikenang dengan baik,” tambah Aisyah.
Muhammad Amri, Wakil Rektor IV UINAM, dalam sambutannya berharap agar ke depan Kecamatan Galesong dapat menjadi kecamatan dan desa binaan.
“Semoga ke depan Kecamatan Galesong akan menjadi kecamatan dan desa binaan,” harap Muhammad Amri.
Ia juga mengungkapkan bahwa KKN adalah wadah untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan sebagai alternatif untuk menambah wawasan.
“KKN adalah wadah untuk bersosialisasi dan membangun empati dalam masyarakat. Ketika kita melihat tempat yang berbeda, wawasan kita pun akan semakin bertambah,” tambah Amri.
Muhammad Nazar, Koordinator Kecamatan (Korcam), dalam sambutannya memaparkan setiap progres kerja unggulan dari masing-masing posko KKN di setiap desa di Kecamatan Galesong.
“Terdapat beberapa program kerja unggulan yang diinisiasi oleh setiap posko, antara lain Sadar Sehat yang mencakup edukasi tentang bahaya minuman manis dan manfaat botolinisasi, program pencegahan stunting dengan daun kelor, serta kegiatan pembagian Al-Qur’an dan lainnya,” ujar Muhammad Nazar.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan sangat lancar, diakhiri dengan penyerahan Al-Qur’an secara simbolik sebagai bagian dari program pembagian Al-Qur’an di salah satu posko di Kecamatan Galesong. Penyerahan ini menandai keberhasilan implementasi program unggulan dan menjadi momen simbolis untuk menunjukkan komitmen mahasiswa dalam berbagi pengetahuan dan sumber daya dengan masyarakat setempat.
Acara ini juga mencerminkan sinergi antara mahasiswa dan komunitas dalam upaya memperbaiki kualitas hidup dan memperkuat ikatan sosial di daerah tersebut.
Reporter: Akbar Pelayati






