LUWU TIMUR, SUARATERKININEWS.COM- Baharuddin, S.AN, kepala desa kawata mengajak warganya untuk bergotong royong membersihkan sisi badan jalan yang sudah dipenuhi rerumputan dan pepohonan serta menimbun jalan-jalan yang berlubang dengan memakai anggaran swadaya masyarakat, Senin 5 Mei 2025.
Dimana rumput dan pepohonan ranting, daunnya sudah masuk ke badan jalan dan yang lebih memperhatinkan banyaknya jalan yang berlubang cukup parah.

“Sehingga sangat mengganggu pengguna jalan karena sudut pandang terbatas dimana lagi jalan yang berlubang itu sangat rawan akan terjadi kecelakaan”. Ujar Baharuddin.
Dengan kondisi tersebut saya selaku kepala desa kawata mengajak seluruh warga untuk melakukan pembabatan sisi jalan dan menimbun lubang-lubang yang cukup besar di jalan. Ujarnya
Kegiatan gotong royong dilaksanakan di jalan penghubung antara Desa Parumpanai dengan Kawata. Warga semangat : ada menebas dan menebang kayu yang ada disekitar jalan tersebut. Jalan menjadi lapang, rapi dan memberi kenyamanan kepada pengguna jalan desa.
Kepala Desa Kawata Baharuddin, juga menambahkan Gotong royong adalah salah satu budaya masyarakat Desa yang seiring berjalannnya waktu budaya ini hampir luntur. Hal tersebut di karenakan masyarakat desa sudah mulai terpengaruhi oleh budaya moderen.
Maka dari itu saya selaku Pemerintah Desa Kawata bersama masyarakat mengupayakan untuk dapat menggalakkan lagi budaya gotong royong tersebut dengan cara menumbuhkan kembali semangat bergotong royong dengan mengajak seluruh warga desa untuk selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan. Tutup Baharuddin, S.AN.
Gotong-royong yang digelar Pemerintah Desa ini mendapat apresiasi dari warga kawata, ini sangat perlu dilakukan di desa karena budaya Gotong-royong sudah mulai memudar, ujar Saparuddin warga.
Laporan : Rudiyanto






