Kadis dan Kabid SMA Disdik Sulsel Diduga Sebar Siswa Siluman di SMA-SMA Negeri Makassar, Akan Segera Dicopot.

MAKASSAR, SUARATERKININEWS.COM – Para Aktivis Makassar yang akan tergabung dalam aksi unjuk rasa tidΥak tinggal diam dengan adanya siswa susulan atau siswa siluman yang didistribusikan ke sekolah-sekolah negeri yang ada di Makassar.

Para Aktivis yang akan tergabung tersebut sepakat menganggap ini pelecehan bahkan pemerkosaan pendidikan dan pembodohan publik.

Andi Patenriale selaku sekjen Federasi Pemerhati Anti Korupsi ini mengatakan, tugas saya sekarang adalah saya akan menyiapkan aksi besar-besaran untuk menentang pembodohan publik yang dilakukan Disdik Sulsel.

“Hasil investigasi dan informasi yang kami dapatkan, ini Kabid terpantau beberapa kali ketemu dengan orang-orang parlente dapat kami duga itu LSM atau media ataukah pejabat dan bahkan orang yang berpangkat” ungkap Andi Pantanriale

Lanjut Andi Pantanriale, pihaknya juga menduga Kabid punya bawaan beban dari instansi-instansi lain dan dinas sebelumnya, dimana kami menduga Kadis dan Kabid SMA Disdik harus mengakomodir juga titipan dari oknum-oknum APH dan DPRD.

“Walhasil, 30 Juni 2025 sejumlah daftar list nama-nama yang akan bergabung dalam aksi unjuk rasa dan siap mengepung kantor Dinas Pendidikan provinsi Sulawesi Selatan, kantor Gubernur Sulawesi Selatan, dan DPRD Sulawesi Selatan untuk mendesak gubernur mencopot Kadis dan Kabid SMA karna tidak serius menangani kisruh SPMB yang ada di Sulawesi Selatan dan ini menjadi problem tahunan di Dinas Pendidikan provinsi Sulawesi Selatan” bebernya.

Dengan lanjutan Andi Pantanriale mengungkapkan, Kabid SMA Disdik Sulsel melakukan kesalahan serius dan harus segera dicopot untuk menyelamatkan pendidikan di Sulsel.

“Muhammad Nurkusuma ini sangat tidak layak di tempatkan diposisi vital di Disdik Sulsel,” jelasnya.

Menurutnya banyak kesalahan fatal yang dilakukan pada proses SPMB tersebut.

Andi Pantanriale meminta rekan-rekannya yang akan bergabung di koalisi besar ini segera mendata diri secepatnya

“Intinya gerakan ini gerakan penyelamatan Pendidikan, semua siswa siluman kami pastikan tidak akan masuk dan kami usir keluar. Saya juga minta seluruh elemen masyarakat bergerak, kita serbu semua sekolah di Makassar selamatkan dunia pendidikan,” terangnya.

Selain itu salah satu kawan Andi Pantanriale yakni Manangkasi dia juga mengatakan, sembari list nama yang akan bergabung saya juga akan jalan sosialisasi ke sejumlah Ormas, LSM dan aktivis Media untuk turut bergabung dalam penyelamatan bobroknya Pendidikan di Sulsel nantinya. Pungkasnya.

Gerakan unjuk rasa ini akan menyerbu dan mengepung Kantor Disdik Sulsel, Kantor Gubernur Sulsel, Kantor DPRD Sulsel dan Rujab Gubernur Sulsel.

Gerakan yang akan kami bangun akan menurunkan massa ratusan dengan menggandeng ormas, LSM dan elemen masyarakat lainnya.


Laporan ; Abrar Husairi