Keren!!! Isrullah-Usman Bakal Tingkatkan Anggaran Desa Lutim Jadi 1,5 Miliar Per Tahun

Keren!!! Isrullah-Usman Bakal Tingkatkan Anggaran Desa Lutim Jadi 1,5 Miliar Per Tahun

Desa menjadi garda terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat, baik dari sisi pemerintahan maupun pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, keberadaan pemerintahan desa harus diperhatikan oleh pemerintah daerah. Isrullah-Usman sangat memahami betapa pentingnya desa sebagai ujung tombak untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Sentuhan langsung desa terhadap masyarakat menjadi hal utama, sehingga keberadaannya perlu terus didorong dan diberikan keleluasaan.

Visi utama dari pasangan ini tentu saja untuk meningkatkan kualitas desa yang selama ini mungkin masih belum maksimal. Desa harus dibangun secara berkesinambungan, dan hal ini disadari dengan baik oleh Isrullah-Usman. Tidak heran jika anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan desa mencapai 1,5 miliar rupiah.

Desa sebagai ujung tombak pembangunan memiliki peran krusial dalam menciptakan kesejahteraan yang merata. Selama ini, banyak desa di Indonesia, termasuk di Luwu Timur, yang masih berjuang dengan keterbatasan anggaran. Padahal, desa adalah pusat kehidupan masyarakat yang harus dilengkapi dengan infrastruktur dasar yang memadai, seperti jalan, fasilitas kesehatan, dan pendidikan. Selain itu, desa juga membutuhkan dukungan untuk program-program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup, keterampilan, dan produktivitas ekonomi.

Dengan meningkatkan anggaran desa menjadi 1,5 miliar per tahun, Isrullah dan Usman memberikan sinyal kuat bahwa mereka memahami betapa pentingnya memperkuat fondasi pembangunan dari tingkat desa. Anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk memperbaiki infrastruktur yang ada, menciptakan lapangan kerja, dan mengembangkan potensi ekonomi lokal seperti pertanian, perikanan, dan industri kecil menengah (IKM).

Di sisi lain, anggaran desa yang lebih besar akan berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal. Misalnya, pengembangan infrastruktur seperti jalan desa, irigasi, dan pasar lokal dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan. Petani dan nelayan akan lebih mudah mengakses pasar, sehingga pendapatan mereka dapat meningkat.

Selain itu, program-program pemberdayaan masyarakat melalui anggaran desa juga berpotensi melahirkan wirausahawan-wirausahawan baru. Pelatihan keterampilan, dukungan modal usaha, dan fasilitas pemasaran akan membuka peluang bagi masyarakat desa untuk mengembangkan usaha kecil yang dapat menciptakan lapangan kerja. Peningkatan anggaran desa juga akan memicu pertumbuhan sektor-sektor lain, seperti perdagangan dan jasa, yang pada gilirannya akan memperkuat perekonomian daerah.

Cita-cita dan program di atas tentu tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak. Bersinergi demi kemajuan Kabupaten Luwu Timur menjadi hal yang tidak terhindarkan, karena setiap dari kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk kemajuan anak-cucu kelak. Harapannya, taraf hidup masyarakat akan lebih baik ke depan, sehingga Luwu Timur dapat menjadi salah satu kabupaten percontohan di negeri ini***