LUWU TIMUR, SUARATERKININEWS.COM- DPRD secara kelembagaan mengundang secara resmi CMT PT Vale dan perwakilan Kontraktor Nasional Mitra PT Vale.
“Undangan itu sangat jelas tertuju untuk Direktur CMT dan Kontraktor Nasional Mitra PT. Vale. Namun, sangat disayangkan mereka tidak hadir.
Rivaldi ketua Fraksi PAN DPRD Luwu Timur, dalam undangan tersebut, terjadwal RDP tersebut dilaksanakan pukul 13.00 Wita, dan tegas dalam surat tersebut Sifatnya Penting. Direktur CMT tidak hadir, perwakilan Kontraktor Nasional yang hadir cuma satu. Sekitar pukul 14.30 Wita, pihak Eksternal PT Vale baru hadir.
DPRD Luwu Timur tidak mengundang Departemen Eksternal Relation PT Vale.
“Eksternal tidak diundang. Tapi karena kami menghargai PT Vale. Kami beri kesempatan untuk memberikan klarifikasi,” Jelas Rivaldi.
Mendengar klarifikasi dari pihak External Relation PT Vale yang mengatakan undangan DRPD di tujukan kepada eksternal. Rivaldi geram, sebab dalam undangan tersebut jelas untuk Direktur CMT dan Mitra Kontraktor Nasional PT Vale.
“Kami Fraksi PAN, menganggap PT Vale ini main-main. Tidak menghormati dan patuh terhadap lembaga negara DPRD Luwu Timur,” Kesal Rivaldi, Ketua Komisi III.
Rivaldi bilang, Sikap PT Vale ini sama halnya melecehkan DPRD secara kelembagaan. Marwah kelembagaan DPRD tercoreng ulah PT VAle.
“Kalau PT Vale sudah tidak menghargai dan menghormati lembaga negara DPRD ini. Semau-maunya melakukan sesuatu di daerah ini. Ya, silakan PT Vale tinggalkan Bumi Batara Guru ini,” Tegas Rivaldi.
Menurutnya, sangat Ironis peristiwa ini. Kami sangat menyayangkan sikap PT Vale tersebut. Harapan kita kedepan, kalau PT Vale masih ingin berlanjut melakukan pertambangan di Kabupaten Luwu Timur. ya, harap tertib dan sinergi dengan pemerintah dan masyarakat.
Selain itu, Anggota DPRD Luwu Timur dari Dapil kecamatan Towuti-Nuha ini berharap agar MIND ID mengaudit PT Vale.
“Banyaknya persoalan yang terjadi di Luwu Timur, mulai dari perkara CSR, Konflik Sosial. Seperti pemberdayaan tenaga kerja, isu lingkungan dan sengketa lahan di Kabupaten Luwu Timur yang hingga kini belum teratasi. Kami menduga ada “sesuatu”, olehnya itu, kami berharap Mind Id lakukan Audit,” Harap Rivaldi.
Sebagai informasi RDP yang dilaksanakan pada, Kamis (8/5/2015) di ruang Banggar DPRD Luwu Timur adalah sebagai tindak lanjut dari hasil RDP ke2 tentang pelaksanaan CSR kontraktor Nasional Mitra PT Vale Indonesia, Tbk. (***).






