Mediasi Nelayan Kodingareng dan Takalar, Bahas Konflik Wilayah Tangkap dan Jaring Hanyut

MAKASSAR, SUARA TERKINI NEWS – Sejumlah nelayan asal Kelurahan Kodingareng, Kota Makassar, dan nelayan Takalar (Kalongkong) duduk bersama dalam mediasi yang digelar di Baruga Kelurahan Kodingareng, Selasa, (19/8/20205).

Mediasi ini difasilitasi langsung oleh Lurah Kodingareng bersama Komandan Pos TNI AL Takalar dan jajaran Polairud Polres Pelabuhan Makassar.

Pertemuan tersebut membahas persoalan yang kerap memicu ketegangan di lapangan, terutama terkait batas wilayah tangkap serta penggunaan jaring hanyut atau lanra’. Alat tangkap tersebut menjadi sorotan lantaran dianggap mengganggu aktivitas nelayan setempat dan menimbulkan konflik kepentingan antar kelompok.

Lurah Kodingareng menegaskan bahwa mediasi ini bertujuan untuk mencari solusi bersama dan mencegah benturan antarnelayan. “Kami ingin agar semua pihak bisa saling menghargai dan menjaga kondusivitas di laut. Harus ada kesepahaman agar tidak ada lagi gesekan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak TNI AL dan Polairud menekankan pentingnya menjunjung aturan kelautan dan tetap menjaga keamanan bersama. Mereka juga berkomitmen mendampingi proses penyelesaian konflik agar nelayan dari kedua wilayah tetap bisa melaut dengan aman dan adil.

Mediasi ditutup dengan kesepakatan awal untuk menindaklanjuti pertemuan dengan regulasi yang lebih jelas terkait penggunaan alat tangkap serta penentuan wilayah operasi, demi menghindari perselisihan di kemudian hari.


Report: Dehelon Firmansyah