TAKALAR, SUARATERKININEWS.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alauddin Makassar (UINAM) Posko 7 dari Desa Pattinoang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, baru-baru ini menggelar audiensi dengan pihak bidang Pembinaan Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Takalar. Pada Senin 12/8/2024.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas potensi kerjasama dalam pengembangan infrastruktur lokal serta meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang kebijakan dan implementasi proyek konstruksi di daerah tersebut.
Audiensi tersebut menghadirkan kerja sama antara Mahasiswa KKN 75 UINAM dan pihak Pembinaan Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Takalar.
Pasalnya, pemberitaan sebelumnya dari SuaraTerkiniNews mengungkapkan bahwa salah satu program unggulan Mahasiswa KKN 75 UINAM Posko 7 Desa Pattinoang adalah sosialisasi bertajuk “Pekerja Selamat: Pentingnya Alat Pelindung Diri (APD) dalam Bekerja.
Perwakilan mahasiswa KKN 75 UINAM Posko 7 Desa Pattinoang disambut dengan penuh keramahan oleh Ibrahim, S.S., M.Si., selaku Ketua Pembinaan Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Takalar.
Dalam pertemuan tersebut, Ibrahim menyambut baik inisiatif mahasiswa dan menunjukkan dukungannya terhadap program-program unggulan, termasuk sosialisasi Alat Pelindung Diri (APD).
Diskusi ini membuka peluang bagi kolaborasi yang lebih erat dalam pengembangan infrastruktur serta peningkatan kesadaran keselamatan kerja di wilayah tersebut.
Dalam audiensi tersebut, Ibrahim sangat mengapresiasi ide dari mahasiswa KKN 75 UINAM Desa Pattinoang. Ia menilai bahwa sosialisasi Alat Pelindung Diri (APD) ini merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan di Kecamatan Galesong, menandai langkah penting dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kerja di daerah tersebut.
“Saya sangat senang dengan adanya kerja sama semacam ini. Ini adalah bentuk kewajiban kita untuk memberikan pengetahuan kepada mereka yang belum tahu, demi menciptakan keselamatan dalam bekerja. Ini juga merupakan pertama kalinya kegiatan seperti ini dilakukan di Kecamatan Galesong.” Ungkap Ibrahim
Tak hanya itu, Ibrahim juga memberikan motivasi kepada mahasiswa mengenai pentingnya semangat dalam perkuliahan dan penyelesaian tugas, menekankan nilai dedikasi dan komitmen dalam setiap aspek studi mereka.
“Setelah Kuliah Kerja Nyata ini, saya harap adik-adik segera menyelesaikan studi dan melanjutkan ke jenjang S2. Pendidikan adalah hal yang sangat penting, dan pencarian pengetahuan tidak ada akhirnya. Semoga pengetahuan yang didapat dapat memberikan manfaat bagi banyak orang,” tambah Ibrahim dalam audiensi tersebut.
Akbar Pelayati, selaku koordinator desa, mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan kehormatan terbesar karena menandai sejarah pengetahuan baru di Kecamatan Takalar.
“Ini adalah sebuah kehormatan karena kegiatan ini merupakan yang pertama kali di Kecamatan Takalar. Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik,” ungkap Akbar.
Kegiatan audiensi tersebut berlangsung dengan sangat lancar, di mana perbincangan antara pihak PUPR dan mahasiswa terjalin secara interaktif. Diskusi yang produktif dan komunikatif ini memungkinkan kedua belah pihak untuk saling bertukar ide, mendalami isu-isu penting terkait keselamatan kerja, dan merancang langkah-langkah konkret untuk kolaborasi di masa depan. Interaksi yang positif ini menandai awal yang baik bagi upaya bersama dalam meningkatkan standar keselamatan di Kecamatan Takalar.
Laporan: Redaksi






