Lutim-suaraterkininews.com, Penyebab pembacokan ini berawal dari pesan WhatsApp, Muh. Sabil (Pelaku) 16 tahun, mendapat pesan WA dari Dimas (Korban) 14 tahun dengan isi pesan ” bahwa kalau kau laki – laki turun ko di sini tokalimbo kita ketemu,”. Sabtu, 24/02/2024.
Sehingga pelaku turun ke desa tokalimbo dengan membawa sebila parang untuk menemui korban dan setelah pelaku sampai di pelabuhan langsung bertemu dengan korban dan masing – masing membawa sebila parang.
Setelah itu langsung berhadapan antara pelaku dan korban namun korban terjatuh sehingga pelaku mengambil kesempatan memarangi korban sebanyak 5 kali dengan memggunakan sebila parang.
Adapun luka yang di alami korban Dimas, luka robek pada bagian kepala tembus tempurung, luka robek pada siku kanan, luka terbuka pada telunjuk kanan, luka robek pada lutut kiri dan luka robek pergelangan tangan, dan saat ini korban di rawat puskesmas bantilang.
Bahwa anatara pelaku dan korban perna ada permasalahan, sepupu pelaku di pukul oleh korban sehingga tidak ada kedamaian antara korban dan pelaku, namun pelaku dan korban masih ada hibungan family karena kakak korban masih ada hubungan darah karena bersepupu sekali dengan pelaku jadi antara pelaku dan korban tidak ada hubungan darah hanya mengikut dalam hubungan family. Ucap kasi Humas Polres Lutim.
Identitas Pelaku : Muh. Sabil, umur 16 tahun, pekerjaan tidak ada, alamat, dusun larona desa bantilang Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur.
Korban : Dimas, Umur 14 tahun, pekerjaan tidak ada, alamat Dusun Bantilang Desa Bantilang Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur
Untuk saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Towuti untuk di proses lebih lanjut. Ujar kasi Humas Bripka Muh. A. Taufik.
Laporan : Rudiyanto






