Menjaga Kebersamaan dan Kelestarian Budaya di Kolaka Utara

SUARATERKININEWS.COM-Sebagai mahasiswa dan pendatang dari Jawa Timur, Pita berharap agar budaya Kolaka Utara terus dilestarikan dan menjadi pemersatu di tengah masyarakat. Bagi Pita, kekayaan budaya Kolaka Utara tak lepas dari semangat sila ke-3 Pancasila, di mana beragam festival dan upacara adat, seperti tari lulo yang kerap ditampilkan dalam perayaan budaya, menjadi sarana pemersatu. Selain sebagai hiburan, kegiatan budaya ini juga berfungsi mengembangkan bakat dan minat generasi muda Kolaka Utara.

Budaya ini diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat, mulai dari nenek moyang hingga generasi sekarang, dengan semangat menjaga tradisi yang tetap hidup. Sebagai pendatang, Pita turut berpartisipasi dalam berbagai acara kebersamaan di Kolaka Utara, termasuk perayaan pernikahan dan pementasan budaya yang diadakan oleh masyarakat setempat.

Bagi masyarakat Kolaka Utara, kebersamaan adalah nilai yang sangat penting. Meskipun terdapat perbedaan suku dan budaya, hal ini tidak menghalangi rasa persatuan. Tradisi seperti festival, upacara adat, dan penggunaan bahasa daerah menjadi alat pemersatu yang mempererat ikatan sosial di antara warga.

Kolaka Utara, dengan kekayaan budayanya, sering menggelar festival dan perayaan, seperti perayaan 17 Agustus, yang menjadi momen kebersamaan. Upaya pelestarian budaya juga terus dilakukan melalui festival budaya, upacara adat, dan pariwisata yang menonjolkan keindahan dan kekayaan budaya setempat.

Pita berharap agar semua elemen masyarakat terus bekerja sama dalam melestarikan budaya Kolaka Utara tanpa memandang perbedaan ras, suku, maupun agama. Nilai persatuan yang tercermin dalam budaya Kolaka Utara ini sejalan dengan sila ketiga Pancasila, di mana masyarakat saling menghormati dan bersama-sama menjaga keharmonisan dan identitas daerah sebagai bagian dari Indonesia yang berbhineka.


Editor:
Abrar Husairi