Pengimplementasian Pancasila di Kolaka Utara dari Masa ke Masa

SUARATERKININEWS.COM-Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang memuat lima nilai utama: Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kesejahteraan, dan Keadilan. Nilai-nilai ini telah ada sejak lama dan dapat kita lihat sejak zaman kerajaan Sriwijaya, di mana nilai-nilai tersebut diterapkan dalam sistem pemerintahan dan kehidupan masyarakat.

Setelah saya (Indra Muhaimin) melakukan observasi di Kolaka Utara, saya menyimpulkan bahwa Pancasila berperan penting dalam berbagai aspek pemerintahan dan kehidupan sosial di sana. Kabupaten Kolaka Utara sendiri resmi terbentuk pada tahun 2003, berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2003 sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Kolaka di Sulawesi Tenggara. Sejak awal, Kolaka Utara berkomitmen mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui kebijakan dan program yang memperkuat persatuan masyarakat.

Kepemimpinan Bupati pertama Kolaka Utara, H. Rusda Mahmud, yang menjabat dari 2005 hingga 2015, sangat menekankan pembangunan daerah berkelanjutan dengan tujuan merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan suku, ras, atau agama. Komitmen ini dilanjutkan oleh Nur Rahman Umar, yang menjabat dari 2017 hingga 2022, dengan fokus pada peningkatan pelayanan publik yang adil dan merata.

Dalam observasi saya di kantor-kantor pemerintahan Kolaka Utara, saya melihat betapa pentingnya pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila bagi masyarakat dan pemerintah di sana. Pancasila tidak hanya menjadi pedoman bernegara, tetapi juga membentuk karakter masyarakat yang berpikir panjang sebelum bertindak, mendorong untuk selalu berperilaku baik, berani membela kebenaran, dan menjaga solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat.

Sebagai kabupaten dengan masyarakat beragam budaya dan suku, Kolaka Utara membuktikan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan pemersatu. Tradisi, upacara adat, dan penggunaan bahasa lokal menjadi sarana memperkuat ikatan sosial antarwarga. Pemerintahan yang adil dan merata mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam wujud nyata, menjadikan Kolaka Utara tempat di mana keharmonisan dan persatuan dirasakan setiap hari.

Harapan saya, penerapan nilai-nilai Pancasila ini terus dijaga dan dipertahankan. Kolaka Utara menjadi contoh nyata bagaimana Pancasila dapat diimplementasikan dari masa ke masa, menciptakan kehidupan yang tentram dan harmonis di tengah keragaman budaya. Dengan demikian, Kolaka Utara tidak hanya mewarisi budaya lokal, tetapi juga menjunjung tinggi persatuan Indonesia sebagai satu kesatuan bangsa.


Editor:
Abrar Husairi