PT CLM Berdayakan Petani Jagung di Lima Desa, Bentuk Dukungan Program Swasembada Pangan 

LUWU TIMUR, SUARATERKININEWS.COM, – Upaya mendukung swasembada pangan terus digencarkan. Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT Citra Lampia Mandiri (CLM) hadir membantu petani dengan menyediakan berbagai kebutuhan pertanian, mulai dari bibit hingga pasca panen, dalam program penanaman jagung di Kecamatan Malili, Luwu Timur.

Salah satu petani penerima program, Rudi mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ia menyebut, sebelumnya hanya mampu menanam sekitar 1 kilogram bibit jagung, namun kini bisa mencapai hingga 4 kilogram berkat dukungan penuh dari perusahaan (PT CLM).

“Dulu terkendala biaya besar, terutama pupuk untuk lahan seluas ini. Alhamdulillah sekarang semua ditanggung oleh PT CLM,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan program ini, PT CLM tidak hanya menyediakan bibit jagung unggul jenis Bisi 18, tetapi juga menyalurkan berbagai kebutuhan lain seperti pupuk kandang, pupuk Urea non-subsidi, NPK, serta obat-obatan pertanian berupa herbisida, insektisida, dan fungisida. Bahkan, bantuan mesin pemipil jagung turut diberikan untuk mendukung proses pasca panen.

Manager Eksternal PT CLM, Fauzi, yang turut melakukan peninjauan lapangan bersama Darlan selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Kementerian Pertanian, menjelaskan bahwa seluruh tahapan pertanian ditanggung oleh perusahaan.

“Mulai dari pembukaan lahan, masa tanam, perawatan, panen hingga pasca panen, semuanya difasilitasi melalui program PPM PT CLM,” jelas Fauzi.

Ia menambahkan, para petani hanya perlu menyiapkan tenaga dan lahan, sementara seluruh kebutuhan lainnya menjadi tanggung jawab perusahaan. Bahkan, petani juga mendapatkan insentif sebesar Rp500 ribu per hektare sebagai upah kerja bulanan hingga masa pasca panen.

Dikatakan Fauzi , Program pengembangan komoditas jagung ini mencakup lahan seluas 20 hektare yang tersebar di lima desa wilayah pemberdayaan, yakni Desa Harapan, Desa Pasi-Pasi, Desa Laskap, Desa Pongkeru, dan Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili. Dari target 4 hektare per desa, saat ini realisasi tanam telah mencapai 8 hektare.

Tak hanya fokus pada produksi, PT CLM juga telah menyiapkan langkah untuk pemasaran hasil panen. Salah satunya dengan menjajaki kerja sama dengan Malindo di Makassar, serta membuka peluang sektor penjualan lainnya ke depan.

Dengan program ini, PT CLM berharap dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Luwu Timur.(*)