Puluhan Warga Merasa Ditipu Oknum Staf Pemberdayaan Dinkertrans Kabupaten Luwu Timur, Dijanjikan Pengurusan SIO

LUWU TIMUR, SUARATERKININEWS.COM- Puluhan warga yang merasa dibohongi dan ditipu oleh oknum staf pemberdayaan di Dinas tenaga kerja dan transmigrasi terkuak saat salah satu keluarga korban Hastam curhat soal anaknya tak kunjung mendapatkan sertifikat SIO meski sudah selesai mengikuti pelatihan dan setor uang tunai ke inisial Rk yang diduga oknum pegawai yang bekerja di Dinkertrans Luwu Timur.

merasa dibohongi selama ini oleh RK karna dokumen SIO yang sangat dibutuhkan selama ini sudah diminta dari perusahaan tempat salah satu korban yang telah melamar juga belum di berikan ,keluarga korban sebut saja hastam menuturkan pada awak media Nah orang yang mau urus SIO ini Pak RK, ngakunya dia dari Dinas Tenaga Kerja Luwu Timur, lebih dua juta uang distor sampai sekarang tidak jelas urusannya. ” Ungkap Hastam. Rabu (07/04/2025).

Sambungnya dokumen SIO ini sangat dibutuhkan untuk kelengkapan berkas dalam mencari kerja. Selain itu SIO ini juga memastikan keamanan dan keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Selain anaknya ada juga korban yang lain sekitar tujuh orang yang mengalami nasib yang sama. Parahnya lagi ia mengaku oknum pegawai yang berinisial Rk ini sudah tidak bisa dihubungi nomor handphonenya. Hal inilah yang membuat para korban ini merasa seperti ditipu.

Sebelumnya kata Hastam, pak Rk berjanji akan mendatangkan pegawai Disnaker ke Sorowako untuk tes pengambilan SIO sampai sekarang janji itu tidak pernah direalisasikan dengan nada kesal tambah nomor telpon sudah tidak aktif, *ujarnya*

Usai foto oknum viral di medsos RK yang coba di konfirmasi lewat handphone nya untuk mengklarifikasi dugaan penipuan ini tidak berhasil dihubungi. Karena HPnya udah tidak aktif lagi.

Berita ini diturunkan belum mendapatkan klarifikasi dari dinas terkait,dan hasil penyidikan dari pihak APH atas dugaan penipuan ratusan juta rupiah dari pungutan puluhan warga yang merasa dibohongi pelaku RK. (***).

Penulis  : Tim/red