MAJENE, SUARATERKININEWS.COM- Sekda Kabupaten Majene, H. Ardiansyah S.STP, membuka Seminar Awal Langkah Strategis Pemerintah Dalam Menekan Prevalensi Stunting di Kabupaten Majene. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balitbang bekerjasama dengan LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Buana Makassar Tahun 2024 ini berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Majene , Kamis ( 1/8/2024).
Dalam sambutannya, H. Ardiansyah S.STP menyatakan bahwa seminar ini memiliki peran penting dalam memberikan masukan ilmiah kepada Pemerintah Kabupaten Majene, khususnya TPPS di Kabupaten Majene. Dia berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya penurunan angka stunting di daerah tersebut.
Kepala Badan Balitbang Inayati ST. MT, menyampaikan bahwa stunting adalah isu yang sangat penting karena berhubungan langsung dengan peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Sukfitrany Syahri, S.KM., M.Kes, seorang ahli gizi, menjelaskan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis, kurangnya stimulasi psikososial, serta paparan infeksi berulang, terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan.
Tujuan dari kegiatan ini adalah:
Mengevaluasi kembali tingkat prevalensi stunting per kecamatan untuk mendapatkan informasi terbaru.
Menganalisis dan mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting, baik internal maupun eksternal.
Menganalisis dan mengevaluasi faktor sosial ekonomi masyarakat terkait prevalensi stunting di Kabupaten Majene.
Merumuskan langkah strategis pemerintah dalam penanganan stunting.
Melahirkan role model strategi pemerintah untuk menekan prevalensi stunting di tingkat kabupaten.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tenaga ahli, termasuk Dr. Tajuddin Malik, SE., M.Si.,Am.,CA., CIPA sebagai Ketua TIM Pelaksana, serta Dr. Murtiadi, SE., MM,
Mulyani, SE., MM,
Dr. Purnomo, MM., M.Kes, Sukfitriany Syahri,S.KM.,M.Kes,
Dr. Kurniawaty Sandra, ST., MM,
Dr. Syahrinullah, para kepala OPD, camat, dan undangan lainnya.
Laporan : Sahara






