LUWU TIMUR, SUARATERKININEWS.COM- Tim MKPK Batch V Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan seminar dengan memaparkan skema kemitraan bertema “Optimalisasi Peran BUMDesma Wute Manuwo dalam Membangun Kerja Sama dengan Masyarakat sebagai Upaya Peningkatan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Parumpanai.” Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung penguatan ekonomi desa berbasis kemitraan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pemangku kepentingan desa mengenai peran strategis Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Wute Manuwo dalam menjalin kerja sama dengan masyarakat, khususnya pada sektor peternakan dan ekonomi produktif.
Dalam pemaparannya, Tim MKPK Batch V menjelaskan konsep kemitraan yang melibatkan peternak sebagai mitra aktif, mulai dari proses perencanaan, pengelolaan usaha, hingga pencatatan dan evaluasi hasil usaha. Skema ini dirancang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, memperluas peluang usaha, serta mendorong peningkatan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Parumpanai.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan perangkat desa. Diskusi interaktif yang berlangsung menunjukkan antusiasme peserta dalam memahami peluang kerja sama yang dapat dikembangkan melalui BUMDesma.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran gagasan antara mahasiswa, pengelola BUMDesma, dan masyarakat terkait penguatan tata kelola usaha desa. Melalui kegiatan ini, Tim MKPK Batch V Universitas Hasanuddin berharap skema kemitraan yang dipaparkan dapat menjadi referensi dan dasar implementasi program pemberdayaan ekonomi desa secara berkelanjutan. Optimalisasi peran BUMDesma diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat Desa Parumpanai.






