MAKASSAR, SUARA TERKINI NEWS – Pernyataan Wakil Menteri Pendidikan, Prof. Stella Christie, yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris dan Matematika anak, mendapat tanggapan satir dari Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar, Muh Alwi Nur. Selasa, (16/8-/20205).
Alwi menilai pernyataan tersebut menarik, namun sekaligus menggelitik logika. “Kalau benar MBG bisa meningkatkan dua kemampuan itu, saya usul MBG juga diberikan untuk Presiden ke-7 agar lebih cakap Bahasa Inggris, dan untuk Presiden ke-8 supaya lebih pandai Matematika. Jadi nanti ‘Wi Wok De Tok Not Onle Tok De Tok’ speaking-nya jadi lebih baik, dan hitungan 10+2 tidak lagi menjadi 13,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas pendidikan tidak bisa hanya ditopang oleh gizi semata. “Kita punya masalah mendasar pada kurikulum yang sering berubah, distribusi guru yang tidak merata, serta sarana pendidikan yang timpang antar daerah. Kalau itu tidak dibenahi, MBG hanya jadi program makan siang yang mengisi perut, bukan pondasi gizi, bukan pula solusi menyeluruh bagi pendidikan,” tegasnya.
Sebagai penutup, Alwi menegaskan pentingnya perhatian lebih di sektor pendidikan. Menurutnya, “Kecerdasan bangsa tidak lahir dari piring nasi saja, tapi dari sistem pendidikan yang sehat, merata, dan berorientasi pada masa depan,” pungkasnya.






