Workshop Hidroponik Wick System, Solusi Inovatif bagi Petani Leang-Leang di Musim Kemarau

MAROS, SUARATERKININEWS.COM — Dalam rangka pelaksanaan KKN Kebangsaan Ke-13 tahun 2025 yang diprakarsai oleh Universitas Hasanuddin, mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia berkolaborasi menyelenggarakan workshop bertajuk “Penerapan Hidroponik Wick System sebagai Solusi Pertanian Efisien di Musim Kemarau”. Kegiatan yang berlangsung di kediaman Bapak Umar, selaku Ketua RT 01 RW 01 sekaligus Ketua Kelompok Tani Sejahtera, Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, ini dihadiri oleh perwakilan dari sepuluh kelompok tani lokal. Minggu, 20/7/2025).

Adapun narasumber utama workshop ini adalah Fairuz Balqis dari Universitas Sumatera Utara, Medan, dan Jumardi Wugaje dari Universitas Pendidikam Muhammadiyah, Sorong. Keduanya merupakan peserta Kelompok Posko Leang-Leang 2 dalam KKN Kebangsaan tahun 2025. Workshop dimulai pada pukul 15.00 WITA dan menjadi ajang transfer pengetahuan sekaligus solusi nyata bagi permasalahan yang kerap dihadapi petani saat musim kemarau tiba.

Dengan latar belakang permasalahan kekeringan yang menyulitkan proses budidaya tanaman secara konvensional dan ancaman dari hewan ternak yang berkeliaran, pendekatan hidroponik sistem wick diperkenalkan sebagai pilihan yang efektif. Sistem ini memungkinkan petani tetap bertanam di tengah keterbatasan air dan lahan, serta dapat diaplikasikan di pekarangan rumah sehingga tidak terganggu oleh hewan ternak.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan teori dasar hidroponik oleh Jumardi Wugaje, dilanjutkan praktik langsung bersama Fairuz Balqis. Peserta diperkenalkan pada teknik perakitan hidroponik wick, mulai dari pemasangan sumbu, penanaman benih pada media rockwool, persiapan dan pengukuran larutan nutrisi AB mix menggunakan TDS meter, hingga simulasi pemeliharaan harian sistem hidroponik. Seluruh peserta menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi baik dalam sesi diskusi maupun praktik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani di Kelurahan Leang-Leang memperoleh wawasan dan keterampilan baru untuk menerapkan teknologi hidroponik sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian di tengah tantangan musim kemarau serta keterbatasan lahan.


Laporan: Akbar Pelayati