PTPN IV Regional II Distrik Sulawesi Dorong Peremajaan Sawit Rakyat di provinsi Sulawesi selatan.

LUWU UTARA, SUARATERKININEWS.COM, – PTPN IV Regional II Distrik Sulawesi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), yang merupakan salah satu Program Strategis Nasional untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekebun kelapa sawit. Saat ini, tahapan verifikasi lapangan tengah dilaksanakan pada calon peserta PSR yang tergabung dalam Koperasi Konsumen Jasa Sawit Unggul (KKJSU) Masamba Tani Utama di Kabupaten Luwu Utara.

Kegiatan verifikasi lapangan ini menjadi bagian penting dalam proses pengajuan PSR yang didukung oleh pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Melalui program tersebut, pekebun dapat melakukan peremajaan tanaman kelapa sawit yang sudah tua, tidak produktif, maupun menggunakan benih yang kurang berkualitas, sehingga dapat digantikan dengan bibit unggul yang memiliki produktivitas lebih tinggi.

Kepala Desa Lantangtallang dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh PTPN IV Regional II Distrik Sulawesi dalam mendorong pelaksanaan program PSR di wilayahnya.

*”Program PSR melalui kemitraan dengan perusahaan PTPN IV merupakan langkah yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas tandan buah segar (TBS) yang dihasilkan petani. Dengan menanam bibit kelapa sawit unggul dan meremajakan tanaman yang sudah tidak produktif melalui dukungan dana BPDP, produktivitas kebun rakyat diharapkan dapat meningkat secara signifikan,”* ujarnya.

Sementara itu, Ketua KKJSU Masamba Tani Utama, Andi Akmal, dalam sambutannya menjelaskan bahwa koperasi yang dipimpinnya telah tiga kali mengajukan program PSR melalui skema kemitraan dengan perusahaan.

*”Kami telah mengajukan program PSR sebanyak tiga kali melalui kemitraan perusahaan. Harapan kami, luas areal yang dapat diremajakan terus bertambah sehingga semakin banyak petani yang merasakan manfaat program ini. Program PSR merupakan kesempatan yang sangat baik bagi pekebun untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha perkebunannya,”* ungkap Andi Akmal.

Ia juga menambahkan bahwa target PSR yang ditetapkan PTPN IV Regional II Distrik Sulawesi pada tahun 2026 mencapai **700 hektare**. Target tersebut menjadi peluang besar untuk memaksimalkan capaian program PSR di Kabupaten Luwu Utara yang memiliki potensi perkebunan kelapa sawit rakyat yang cukup luas.

Selain menjadi upaya peningkatan produktivitas, program PSR juga diharapkan mampu mempercepat penggunaan benih unggul bersertifikat, memperbaiki tata kelola kebun rakyat, serta meningkatkan kualitas hasil panen yang dihasilkan petani. Dengan demikian, keberlanjutan usaha perkebunan sawit rakyat dapat terjaga dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Melalui sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara, BPDP, PTPN IV Regional II Distrik Sulawesi, koperasi, Asosiasi Petani Kelapa Sawit, serta para pekebun, program PSR diharapkan mampu mempercepat peremajaan kebun rakyat, meningkatkan produktivitas sawit nasional, dan mendukung kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

PTPN IV Regional II Distrik Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi para pekebun dalam setiap tahapan pelaksanaan PSR, mulai dari proses pengusulan, verifikasi lapangan, hingga pelaksanaan replanting. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, target PSR seluas 700 hektare pada tahun 2026 diharapkan dapat tercapai sekaligus menjadi momentum untuk memperluas cakupan program PSR di Kabupaten Luwu Utara dan wilayah sekitarnya. Melalui langkah tersebut, diharapkan terwujud perkebunan kelapa sawit rakyat yang lebih modern, produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.