MAROS, SUARATERKININEWS.COM, – [10 Mei 2026] – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin (BEM KMF TP UH) melaksanakan program pengabdian masyarakat bertajuk “Bina Desa Inovasi Teknologi Sterilisasi Media Tanam dalam Mendukung Pengembangan Usaha Budidaya Jamur Tiram” di Desa Toddolimae, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.
Program ini bertujuan membantu petani jamur tiram mengatasi permasalahan kontaminasi baglog yang sering terjadi akibat proses sterilisasi konvensional yang kurang efektif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan teknologi sterilisasi media tanam yang lebih modern, efisien, dan mudah diterapkan oleh masyarakat.

Teknologi yang diperkenalkan mampu menjaga kestabilan suhu selama proses sterilisasi, meningkatkan efisiensi waktu produksi, serta mengurangi risiko kegagalan budidaya akibat kontaminasi. Selain penyerahan alat, tim BEM KMF TP UH juga memberikan pelatihan dan pendampingan teknis terkait penggunaan dan perawatan alat kepada para petani jamur.
“Kami berharap inovasi ini dapat membantu meningkatkan produktivitas budidaya jamur tiram serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Desa Toddolimae,” ujar perwakilan BEM KMF TP UH.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan para petani jamur tiram. Antusiasme masyarakat terlihat selama proses sosialisasi, demonstrasi alat, hingga sesi diskusi dan tanya jawab.
Sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, program ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam penerapan teknologi tepat guna untuk mendukung pengembangan sektor pertanian dan agribisnis di pedesaan.
Narahubung:
BEM KMF TP UH
[Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin]






