KPMR Sulsel Tantang Kapolres Gowa untuk Segera Copot Kanit Tipiter dan Kapolsek Bajeng

GOWA, SUARATERKININEWS.COM- Aliansi Komite Pergerakan Mahasiswa Dan rakyat (KPMR) SUL-SEL kembali melakukan aksi demonstrasi terkait ada nya dugaan penyalahgunaan penjualan BBM subsidi jenis Solar yang di lakukan oleh SPBU TANETEA (74.921.79) pada hari Hari Rabu siang 31 Juli 2024.

Tindakan dugaan penyelewengan BBM subsidi ini di lakukan oleh pihak manager bersama operator yang secara langsung berkerja sama dengan oknum mafia bbm. terang jendral lapangan pada orasi ilmiahnya.

“Dugaan kegiatan penjualan bbm ilegal ini di lakukan secara masif oleh pihak spbu tanetea yang mana pengisian BBM subsidi tersebut dilakukan dalam jumlah besar menggunakan kendaraan bermotor dengan membonceng dua jirigen yang di lakukan secara terulang ulang yang kemudian kami duga bbm tersebut akan di tampung kepada pelaku pelaku mafia BBM”. jelas sajidin selaku jendral lapangan

Sajidin juga selaku jendral lapangan menjelaskan adanya tindakan permainan penjualan BBM subsidi ilegal ini di duga di jaga dan di rawat oleh pihak kepolisian polsek bajeng dan polres gowa yang buktikan di saat permainan pengisian bbm tersebut di lakukan di hadapan pihak kepolisian sehingga semboyan pressi polri itu kemudian tidak di laksanakan. Tutur sajidin pada orasinya.

“Aktifitas permainan bbm ini di lakukan secara terang terangan sehingga kami menantang dan mendesak kapolres gowa untuk segera mengevaluasi kanit tipiter dan kapolsek bajeng yang di duga kuat bersama sama melakukan dugaan permainan mafia bbm jenis solar ini dan bahkan kami akan melakukan penyuratan dan aksi unjuk rasa lanjutan di depan polres gowa, dan polsek bajeng untuk memberikan atensi agar kapolres gowa segera memberikan penindakan tegas” Jelas sajidi selaku jendral lapangan.

Aksi unjuk rasa ini berlangsung dengan tertip walau sempat terjadi gesekan antar masa aksi bersama dengan oknum oknum yang di duga kuat disewa oleh pihak spbu guna membubarkan masa aksi hingga salah satu masa aksi mengalami ancaman dengan mengeluarkan senjata tajam sejenis sangkur yang di lakukan oleh salah satu oknum sewaan spbu kepada salah satu masa aksi, namun hal tersebut di halau oleh aparat kepolisian yang hingga aksi tersebut tetap berjalan hingga sampai masa aksi membubarkan diri.


Laporan: Akbar Pelayati