Kader KAMRI Unjuk Rasa di Makassar, Kritik Keras Pemprov Sulteng dan Pemda Bangkep

MAKASSAR, SUARATERKININEWS.COM — Seorang kader Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) asal Banggai Kepulauan menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Sultan Alauddin, Makassar. Aksi tunggal ini menyoroti kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Daerah Banggai Kepulauan yang dinilai lalai menangani berbagai persoalan di daerah, pada Selasa (4/8/2025).

Demonstrasi berlangsung damai namun menyebabkan kemacetan panjang di sekitar lokasi. Massa aksi membakar ban bekas, membentangkan spanduk bertuliskan “Pemprov dan Pemda Gagal, Banggai Kepulauan Bubar”, serta menjadikan mobil yang melintas sebagai panggung orasi.

Koordinator aksi, Mulkis Barri, menyatakan bahwa unjuk rasa ini merupakan bentuk protes atas memburuknya kondisi sosial dan infrastruktur di Bangkep. Ia menyebut, sebagai mahasiswa sekaligus putra daerah, dirinya tak bisa tinggal diam menyaksikan kerusakan yang terus terjadi. “Kami terpanggil untuk angkat suara,” ujarnya dalam orasi.

Mulkis menyampaikan empat tuntutan utama. Pertama, mendesak pencabutan puluhan izin usaha pertambangan (IUP) oleh Pemprov Sulteng. Kedua, meminta Pemda Bangkep segera memperbaiki jalan rusak. Ketiga, mendesak Dinas PMD dan Inspektorat memeriksa proyek pasar mangkrak di Desa Kambani, Kecamatan Buko Selatan. Keempat, menuntut penegakan supremasi hukum secara tegas.

Aksi ini juga disebut sebagai bentuk solidaritas terhadap para aktivis Bangkep di wilayah lain yang tengah menyuarakan hal serupa. “Kami mahasiswa di Makassar siap turun tangan,” kata Mulkis, menutup orasinya.


Laporan: Akbar Pelayati, S.Ag.