SUARATERKININEWS.COM – Pancasila bagaikan pohon besar yang akarnya tertanam kuat di bumi Kolaka Utara. Seiring berjalannya waktu, pohon ini terus tumbuh dan berkembang, menaungi keberagaman budaya masyarakatnya.
Kolaka Utara, sejak pemekarannya telah menjadikan Pancasila sebagai dasar dalam membangun keharmonisan masyarakat yang majemuk. Nilai gotong royong, persatuan, dan musyawarah yang tercermin dalam Pancasila menjadi pedoman hidup sehari-hari masyarakat kolaka utara, terutama dalam kegiatan sosial dan pengambilan keputusan di tingkat desa.
Namun, dengan masuknya pengaruh modernisasi tantangan seperti individualisme dan radikalisme mulai muncul, terutama di kalangan generasi muda. Untuk menghadapi modernisasi ini, penguatan nilai-nilai Pancasila melalui pendidikan dan kegiatan budaya lokal harus terus ditingkatkan.Dengan begitu, Kolaka Utara dapat terus mempertahankan harmoni sosial di tengah perubahan zaman.
Harapan ke depannya, budaya Pancasila di Kolaka Utara dapat terus hidup dalam setiap lapisan masyarakat, memperkuat persatuan dan toleransi. dan dapat menjadi fondasi bagi generasi muda untuk menjaga identitas lokal dan membangun masa depan yang lebih harmonis dan maju.
Kesimpulan: Secara keseluruhan, budaya di Kolaka Utara berada di persimpangan antara mempertahankan tradisi lokal dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Upaya pelestarian budaya terus dilakukan, meskipun cara pengamalan budaya berbeda-beda. namun perlu strategi yang lebih inovatif agar budaya lokal tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Penulis: Rita Tasmita Merupakan Mahasiswa Intens Muhammadiyah Kolaka Utara






