SUARATERKININEWS.COM- Menurut Dinda dwiana Kolaka Utara memiliki warisan budaya yang beragam ,kekayaan alam dan berbagai bahasa daerah sehingga, dipersatukan oleh bineka tunggal Ika seiringnya waktu Kolaka Utara memiliki berbagai kepunahan terutama kepunahan bahasa Kolaka Utara.
Bahasa daerah yang terancam punah dapat berdampak besar terhadap keanekaragaman budaya dan identitas budaya. Selain itu, hilangnya bahasa daerah juga menyebabkan kemunduran dalam pemahaman nilai-nilai tradisional.
Di Sulawesi Tenggara, beberapa bahasa daerah yang terancam punah di antaranya:
Bahasa Ciacia, Bahasa Culambacu, Bahasa Lasalimu Kamaru, Bahasa Kulisusu, Bahasa Moronene, Bahasa Muna, Bahasa Tolaki.
Selain itu pelestarian bahasa juga perlu dilakukan di bangku sekolah. Dengan memberikan pelajaran khusus bahasa daerah, akan mengenalkan bahasa daerah pada anak, sehingga mereka dapat memahami dan mengetahui bahasa daerah masing-masing.
Reaksi Anda:Ini harus dimulai dari keluarganya, karena mereka sumber komunikasi pertama dari anak, peran mereka untuk melestarikan budaya sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Selain itu pelestarian bahasa juga perlu dilakukan di bangku sekolah. Dengan memberikan pelajaran khusus bahasa daerah, akan mengenalkan bahasa daerah pada anak, sehingga mereka dapat memahami dan mengetahui bahasa daerah masing-masing.
Laporan : Dinda Dwiyana Merupakan Mahasiswa Intens Muhammadiyah Kolaka Utara






