LUWU TIMUR, SUARATERKININEWS.COM,– Kapolres Luwu Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., melakukan silaturahmi ke Sekretariat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Luwu Timur, Kamis (1/10/2026).
Kunjungan tersebut disambut langsung Ketua FKUB Luwu Timur Drs. H. Ardias Barah, M.M., bersama Wakil Ketua dan jajaran pengurus FKUB dari berbagai lintas agama yang ada di Kabupaten Luwu Timur.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres, Kabag SDM, Kasat Lantas, Kasat Intelkam serta sejumlah perwira Polres Luwu Timur.
Silaturahmi tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antara Polri dengan tokoh agama dalam menjaga kerukunan, toleransi serta stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.
Di hadapan jajaran FKUB, Kapolres Luwu Timur menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus dirawat bersama. Menurutnya, keamanan dan kerukunan tidak dapat dibangun oleh satu institusi saja, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga Kamtibmas. Kami membutuhkan peran dan dukungan para tokoh agama untuk bersama-sama memberikan kesejukan kepada masyarakat, membangun komunikasi dan mencegah setiap potensi persoalan agar tidak berkembang menjadi konflik,” ujar AKBP Irwan Kurniadi.
Kapolres juga mengajak FKUB untuk terus menjadi ruang komunikasi yang mampu menjembatani berbagai perbedaan di tengah masyarakat.
“Perbedaan adalah sebuah keniscayaan, tetapi persatuan adalah pilihan yang harus kita jaga. Ketika tokoh agama, pemerintah, Polri dan seluruh elemen masyarakat duduk bersama, saya yakin berbagai persoalan dapat kita selesaikan dengan kepala dingin, mengedepankan dialog dan kepentingan bersama,” tegasnya.
AKBP Irwan Kurniadi menambahkan bahwa Polres Luwu Timur akan terus membuka ruang komunikasi dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun Kamtibmas yang lebih preventif dan humanis.
Sementara itu, Ketua FKUB Luwu Timur Drs. H. Ardias Barah, M.M., menyambut baik kunjungan Kapolres beserta jajaran. Ia menilai komunikasi antara Polri dan FKUB sangat penting dalam menjaga suasana kehidupan masyarakat Luwu Timur yang majemuk.
“FKUB Luwu Timur menyambut baik silaturahmi ini. Kami melihat bahwa keamanan dan kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, FKUB siap menjadi mitra Polri dalam membangun komunikasi, memperkuat toleransi dan menjaga persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat,” ungkap H. Ardias Barah.
Ia menegaskan, para tokoh agama memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan pesan-pesan kedamaian kepada umat masing-masing serta mendorong penyelesaian setiap persoalan melalui dialog dan musyawarah.
«“Kami ingin Luwu Timur menjadi daerah yang bukan hanya aman, tetapi juga damai dan rukun. Perbedaan agama jangan menjadi sekat, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan dan kebersamaan. FKUB siap bersinergi dengan Polri dan pemerintah untuk mewujudkan hal tersebut,” lanjutnya.
Dalam pertemuan tersebut juga berlangsung dialog mengenai berbagai persoalan sosial kemasyarakatan dan dinamika Kamtibmas, sekaligus membahas pentingnya memperkuat koordinasi lintas agama dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.
Silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen bersama antara Polres Luwu Timur dan FKUB untuk terus menjaga toleransi, memperkuat persatuan serta menciptakan Kabupaten Luwu Timur yang aman, damai dan harmonis.
“Kerukunan bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui komunikasi, keteladanan dan kerja bersama. Dengan persatuan, kita menjaga Luwu Timur tetap aman dan kondusif,” pungkas Kapolres Luwu Timur.






