Optimalkan Potensi Lokal, Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Sulap Ikan Nila Jadi Abon Bersama Tim Pengrajin Mutiara Dusun Bombongi, Desa Tenrigangkae

MAROS, SUARATERKININEWS.COM, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Pemberdayaan Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menggelar kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan abon berbahan dasar ikan nila.

Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Optimalisasi Potensi Lokal: Pengolahan Ikan Nila Menjadi Abon Bersama Tim Pengrajin Mutiara Desa Tenrigangkae”. Sabtu (11/07/2026).

Pelatihan dipusatkan di Dusun Bombongi, Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Pelaksanaan program dilakukan oleh Aulya Indhira R., mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Hasanuddin.

Program kerja individu ini dihadiri oleh puluhan warga setempat, dengan fokus utama menggandeng Tim Pengrajin Mutiara Desa Tenrigangkae, sebuah kelompok lokal yang aktif dalam pengembangan keterampilan masyarakat desa.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah nyata untuk meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal. Selama ini, potensi perikanan darat khususnya ikan nila di Desa Tenrigangkae cukup melimpah namun seringkali hanya dijual dalam bentuk segar dengan nilai ekonomis yang standar.

Melalui diversifikasi produk menjadi abon ikan, masyarakat kini memiliki alternatif produk olahan yang tahan lama, bernilai jual lebih tinggi, dan berpotensi menjadi produk unggulan desa.

Pelatihan berjalan interaktif dengan memadukan sesi pemaparan teori dan praktik langsung. Mahasiswa KKN-T Unhas memaparkan materi mulai dari pengukusan daging ikan, pemisahan daging ikan dari duri, teknik dalam memasak hingga menghilangkan kadar airnya, pengemasan (packaging) yang menarik, hingga strategi pemasaran digital yang sederhana.

Anggota Tim Pengrajin Mutiara Dusun Bombongi yang hadir tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan, bahkan turut mencicipi hasil olahan abon ikan nila yang telah jadi di akhir sesi.

Melalui optimalisasi potensi lokal ini, diharapkan masyarakat DesaTenrigangkae, khususnya Tim Pengrajin Mutiara, dapat mandiri secara ekonomi dan terus memproduksi abon ikan nila ini sebagai salah satu penggerak sektor UMKM di Kabupaten Maros.