Rakyat Terasa Menjerit, Pemerintah Diam: Jalan Rusak Bertahun-Tahun Tak Kunjung Diperbaiki

SINJAI, SUARATERKININEWS.COM,- 15 Juni 2026, Aliansi Tonrong Menggugat kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Sinjai sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan infrastruktur jalan di Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat.

Aksi ini merupakan akumulasi dari kekecewaan masyarakat yang selama bertahun-tahun harus menghadapi kondisi jalan yang rusak parah tanpa adanya solusi konkret dari pemerintah daerah. Jalan yang seharusnya menjadi akses utama kehidupan masyarakat justru berubah menjadi sumber penderitaan.

Kami menegaskan bahwa kondisi ini bukan hanya berdampak pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, tetapi juga telah mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa warga yang sakit terpaksa ditandu karena kendaraan tidak mampu mengakses lokasi akibat jalan yang rusak berat. Ini adalah bentuk nyata kegagalan negara dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya.

Dalam aksi tersebut, kami menyampaikan tuntutan sebagai berikut:

1. Mendesak Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk segera merealisasikan perbaikan jalan di Dusun Tonrong, Dusun Laha-Laha, dan Dusun Bonto Sunggu.
2. Menuntut transparansi penuh terkait perencanaan dan penganggaran pembangunan infrastruktur di Desa Terasa.
3. Mendesak adanya kepastian program pembangunan yang berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat, bukan sekadar janji politik.

Aksi yang berlangsung sempat diwarnai ketegangan akibat upaya pembatasan simbol perlawanan massa oleh aparat keamanan. Kami menilai tindakan tersebut berpotensi mencederai nilai-nilai demokrasi dan kebebasan berekspresi yang dijamin oleh konstitusi.

Aliansi Tonrong Menggugat menegaskan bahwa perjuangan ini akan terus berlanjut sampai ada langkah nyata dari pemerintah. Kami tidak akan berhenti bersuara selama rakyat masih dipaksa hidup dalam ketidakadilan.

Jika pemerintah terus abai, maka kami pastikan gelombang aksi yang lebih besar akan terus datang.