KOLAKA UTARA, SUARA TERKINI NEWS— Tenggara Reading House (TRH) bersama Himpunan Mahasiswa Teknik Komputer Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara (HIMTEK-UMKOTA) menggelar kegiatan nonton bersama (nobar) film dokumenter Pesta Babi, Sabtu (2/5/2026).
Film karya Dhandy Dwi Laksono tersebut menyoroti persoalan lingkungan dan kehidupan masyarakat adat di Papua, terutama terkait tekanan terhadap ruang hidup akibat kebijakan pembangunan.
Kegiatan berlangsung di halaman Perpustakaan Kampus UMKOTA dan dihadiri mahasiswa, pelajar, serta masyarakat Kolaka Utara.
Setelah pemutaran film, acara dilanjutkan dengan diskusi singkat yang berisi tanggapan dari peserta.
Ketua Umum HIMTEK UMKOTA, Abrar Husairi, mengatakan kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa terhadap berbagai persoalan sosial dan lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka ruang diskusi yang lebih luas bagi mahasiswa untuk memahami isu-isu yang berkembang, terutama yang berkaitan dengan lingkungan dan kehidupan masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai, Sabtu, (3/05/2026).
Ia menambahkan, kegiatan semacam ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa agar lebih peka terhadap persoalan di sekitar mereka.
”Semoga kegiatan seperti ini menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap fenomena sosial di lingkungan sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Founder TRH, Akbar Pelayati, menilai film dokumenter dapat menjadi media efektif dalam membangun literasi kritis generasi muda.
“Film dokumenter tidak hanya menyajikan cerita, tetapi juga menghadirkan realitas sosial yang sering luput dari perhatian. Dari situ, kita bisa belajar memahami persoalan secara lebih mendalam,” katanya.
Menurut dia, kegiatan nobar dan diskusi menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap isu-isu publik.
Sejumlah peserta diskusi menyoroti pentingnya perlindungan terhadap masyarakat adat serta keterbukaan informasi dalam kebijakan pembangunan.
Kegiatan nobar berlangsung lancar dan ditutup dengan pembacaan puisi serta penampilan musik oleh peserta.






