BEM UIT Gelar Dialog Kebangsaan EKOPOLTAN, Soroti Keberpihakan Negara terhadap Petani dan Kedaulatan Pangan

MAKASSAR, SUARATERKININEWS.COM,  – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Timur (BEM UIT) menggelar Dialog Kebangsaan dengan mengangkat tema “EKOPOLTAN: Di Persimpangan Politik dan Ekonomi, Menakar Keberpihakan Negara terhadap Petani dan Kedaulatan Pangan Nasional”, bertempat di Aula Kampus I Universitas Indonesia Timur, Makassar, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi intelektual bagi mahasiswa untuk membedah persoalan ekonomi politik pertanian, sekaligus mengkritisi sejauh mana kebijakan negara berpihak terhadap kepentingan petani dan masyarakat luas.

Dialog tersebut tidak hanya membahas persoalan pertanian sebagai sektor produksi pangan, tetapi juga menempatkannya dalam kerangka ekonomi politik, relasi kekuasaan, distribusi sumber daya, serta arah kebijakan pembangunan nasional.

Dalam konteks tersebut, persoalan kesejahteraan petani, ketimpangan penguasaan lahan, akses terhadap sumber daya produksi, hingga kedaulatan pangan menjadi sejumlah persoalan penting yang perlu mendapatkan perhatian serius.

BEM UIT memandang bahwa mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton terhadap berbagai persoalan kebangsaan. Mahasiswa harus mengambil peran sebagai kelompok intelektual yang mampu membaca realitas sosial, menguji kebijakan publik, serta menyuarakan kepentingan masyarakat yang kerap berada dalam posisi rentan.

Melalui forum ini, peserta diajak membangun perspektif kritis bahwa kedaulatan pangan tidak cukup diukur dari ketersediaan bahan pangan semata, tetapi juga harus dilihat dari kesejahteraan petani, keadilan distribusi, perlindungan lahan pertanian, dan kemandirian masyarakat dalam mengelola sumber daya agraria.

Dialog Kebangsaan EKOPOLTAN diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial organisasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah awal membangun tradisi intelektual, memperkuat kesadaran kritis mahasiswa, serta mendorong lahirnya gagasan dan gerakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

BEM UIT menegaskan bahwa keberpihakan terhadap petani dan kedaulatan pangan merupakan bagian penting dari perjuangan mewujudkan keadilan sosial sebagaimana cita-cita konstitusi.

Bagi mahasiswa, memahami persoalan bangsa adalah langkah awal. Mengawal kebijakan dan memperjuangkan keadilan adalah tanggung jawab berikutnya.