TAKALAR, SUARATERKININEWS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Takalar menggelar kegiatan Sosialisasi Kesehatan Jiwa dan Napzah Bagi Masyarakat di Desa Pattinoang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, pada 1/8/2025.
Kegiatan tersebut dilaksanakan guna untuk menghadirkan pemahaman terkait Kesehatan Jiwa dan Napzah kepada masyarakat desa Pattinoang.
Dalam kegiatan tersebut, hadir dua narasumber perwakilan dari Dinas Kesehatan Takalar, yakni Hajil Muhammad (Kepala Bidang Pencegahan dan Pengadilan Penyakit) dan Srie Yumriyaty Agusty Ningsih (Pengelola Kesehatan Jiwa dan Napzah Dinas Kesehatan Takalar).
Hajil, dalam pemaparannya mengungkapkan perihal sehat dan sehat jiwa serta memberikan beberapa tips menghindari stress.
“Tips yang pertama dalam menghindari stres adalah tidak ikut campur dalam masalah orang lain, tidak usah menyebarkan fitnah di lingkungan sekitar, jangan saling mencela, dan hindari bergaya jika tidak memiliki modal.” Ungkap Haji pada 1/8/2024.
Tak cuma itu, Hajil juga mengintruksikan kepada masyarakat desa Pattinoang agar selalu mensyukuri nikmat Allah SWT dengan harapan dapat terhindar dari stres.
“Kita harus senantiasa bersyukur kepada Allah SWT agar kita tidak menjalani hidup diluar kemampuan, ketika perihal tersebut telah diterapkan maka Insyaallah kita terhindar dari stress.” Tambah Hajil.
Sementara Srie, dalam kegiatan sosialisasi tersebut memaparkan perihal Narkotika, Psikoterapika, Zat Adiktif (Napzah).
“NAPZA merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya baik zat alami atau sintetis. NAPZA dibagi menjadi tiga jenis, yaitu narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya. Ketiga istilah tersebut mengacu pada kelompok senyawa yang dapat menyebabkan kecanduan.” Ungkap Srie pada kegiatan sosialisasi tersebut.
Pihak Dinas Kesehatan Takalar berharap sebesar-besarnya kepada masyarakat desa Pattinoang agar dapat mensosialisasikan kembali serta mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut berjalan dengan sangat lancar dan dihadiri oleh puluhan masyarakat desa Pattinoang.
Laporan: Akbar Pelayati






