LUWU TIMUR, SUARATERKININEWS.COM, – DPRD Luwu Timur mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur mengoptimalkan penerimaan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta Pajak Air Permukaan. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Dorongan tersebut mengemuka saat DPRD Luwu Timur bersama Badan Keuangan Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan membahas evaluasi pelaksanaan anggaran dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin (20/07/2026).
Fokus Tingkatkan Pendapatan Daerah
Anggota DPRD Luwu Timur, Firman Udding, mengatakan evaluasi tersebut menghasilkan sejumlah masukan untuk memperkuat pendapatan daerah. Karena itu, pemerintah daerah perlu terus melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan.
“Masih ada beberapa masukan dalam evaluasi pendapatan. Pemerintah daerah perlu terus melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi objek pendapatan,” kata Firman.
Menurutnya, optimalisasi Pajak MBLB dan Pajak Air Permukaan harus menjadi perhatian bersama. Kedua sektor itu memiliki potensi besar untuk meningkatkan penerimaan daerah jika dikelola secara maksimal.
Selain itu, Firman juga menyoroti pentingnya optimalisasi Dana Bagi Hasil (DBH) agar kemampuan fiskal daerah semakin kuat.
Belanja APBD Harus Berdampak
Firman menegaskan peningkatan pendapatan harus diikuti dengan penggunaan anggaran yang tepat sasaran. Dengan demikian, manfaat APBD dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Belanja APBD harus dapat dinikmati seluruh masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Luwu Timur,” ujarnya.
Selanjutnya, ia mendorong penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026 lebih terarah, terukur, efisien, dan efektif. Menurutnya, setiap program harus menghasilkan dampak nyata terhadap pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Pembahasan bersama BKD Provinsi Sulawesi Selatan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi pertanggungjawaban APBD 2025.
DPRD berharap seluruh rekomendasi segera ditindaklanjuti sehingga pengelolaan keuangan daerah semakin akuntabel, PAD terus meningkat, dan kesejahteraan masyarakat Luwu Timur semakin baik.






